Dalam sosialisasi, peserta diberikan panduan lengkap tentang cara mendaftar akun di aplikasi JMO yang mencakup pengunduhan aplikasi, verifikasi data, hingga aktivasi akun. Dengan JMO, peserta bisa mengakses layanan BPJS Ketenagakerjaan secara daring dan praktis.
“Peserta wajib memastikan aplikasi JMO mereka diaktifkan setidaknya sekali setiap tiga bulan agar tidak dinonaktifkan. Dan jangan lupa untuk rutin memeriksa saldo JHT dan JP melalui aplikasi,” tegas Ivan.
Selain layanan digital, kegiatan ini juga memuat edukasi mengenai manfaat program MLT Perumahan. Ivan menyampaikan bahwa melalui program ini, peserta dapat memperoleh akses kepemilikan rumah dengan biaya terjangkau. Tersedia fasilitas seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan plafon hingga Rp500 juta dan tenor sampai 30 tahun, Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP) hingga Rp150 juta, serta Pinjaman Renovasi Perumahan (PRP) maksimal Rp200 juta.
“Ini bukti komitmen kami mendukung peserta memiliki rumah tanpa mengurangi manfaat JHT mereka,” ungkap Ivan. Dengan terlaksananya kegiatan Jamsostek Day ini, BPJS Ketenagakerjaan berharap semakin banyak peserta yang memahami pentingnya Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dan dapat memanfaatkan seluruh program serta layanan yang tersedia, baik secara langsung maupun melalui platform digital.
