Sirene telah dibunyikan di seluruh Israel sebagai peringatan dini saat otoritas Israel bersiap menghadapi kemungkinan tanggapan Iran. Dalam sebuah posting di X, militer Israel mengumumkan bahwa pedoman keamanan sipil dan publik Israel telah diubah menjadi “aktivitas penting” mulai pukul 03.00 waktu setempat (00.00 GMT).
“Pedoman tersebut meliputi: larangan aktivitas pendidikan, pertemuan, dan tempat kerja, kecuali untuk bisnis penting,” katanya.
Kementerian Transportasi Israel telah mengonfirmasi bahwa mereka juga telah menutup wilayah udara negara itu untuk kedatangan dan keberangkatan hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Dua pejabat AS yang tidak disebutkan namanya membenarkan kepada Reuters, bahwa Israel memberi tahu Washington tentang serangan itu, tetapi tidak membantu dalam perencanaan atau pelaksanaannya.
Koresponden Al Jazeera mengatakan, perkembangan selama beberapa hari terakhir menunjukkan bahwa Presiden AS Donald Trump diberitahu bahwa akan ada semacam serangan.
“(Baru) 24 jam yang lalu Amerika Serikat mengumumkan bahwa mereka akan mulai memindahkan personel yang tidak penting keluar dari kedutaan di Baghdad (Irak) dan juga merekomendasikan agar orang lain di kedutaan di seluruh wilayah juga dapat pergi jika mereka mau. Itu tampaknya menunjukkan bahwa akan ada semacam serangan,” katanya. (ahmad)
