Tetapkan plafon nominal, misalkan 20 persen dari total anggaran agar pengeluaran tetap terkendali dan tidak mengganggu pos penting lainnya.
4. Tahan Godaan Diskon
Liburan identik dengan banjir promo dan diskon. Tawaran potongan harga memang menggoda, tapi pastikan setiap pembelian tetap sesuai kebutuhan. Belanja impulsif justru bisa mengganggu stabilitas keuangan pasca liburan.
5. Gunakan Layanan Keuangan Bijak
Jika ingin menggunakan metode pinjaman atau cicilan, pastikan skema pembayaran sesuai kemampuan finansial dan sudah masuk dalam perencanaan anggaran rumah tangga setelah periode liburan. Pastikan cicilan bulanannya <30 persen dari penghasilan agar tidak memberatkan di bulan-bulan berikutnya.
Selalu pilih platform berlisensi OJK seperti AdaKami menyediakan simulasi angsuran transparan dan fitur payment reminder, agar pembayaran tetap lancar.
Brand Manager AdaKami, Jonathan Kriss mengatakan, memilih platform pinjaman terdaftar dan berizin OJK merupakan langkah penting untuk memastikan keamanan dan kenyamanan finansial para pengguna, terutama saat masa berlibur rawan akan pengeluaran tak terduga.
