Sementara itu, di lintasan Ketapang–Gilimanuk, total penumpang yang menyeberang mencapai 116.625 orang dengan total kendaraan sebanyak 32.959 unit. Komposisi kendaraan pun relatif serupa, dengan dominasi truk logistik sebanyak 12.146 unit, disusul mobil pribadi sebanyak 10.187 unit. Kehadiran kendaraan logistik dalam jumlah besar menjadi bukti bahwa pelabuhan penyeberangan masih menjadi jalur vital distribusi ekonomi di Indonesia.
Shelvy menambahkan, dengan adanya potensi peningkatan trafik pada libur panjang berikutnya bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025, masyarakat diimbau untuk kembali merencanakan perjalanan secara bijak dan melakukan pembelian tiket lebih awal. Periode libur 6–9 Juni diprediksi akan menjadi salah satu puncak mobilitas penumpang di semester pertama tahun ini.
“Kami terus mengajak masyarakat untuk membeli tiket secara mandiri hanya melalui Ferizy. Tiket tidak dijual di pelabuhan, dan pengguna jasa harus datang sesuai dengan jadwal yang tertera. Disiplin dalam mengikuti aturan ini akan sangat membantu kelancaran arus dan menciptakan perjalanan yang nyaman dan aman bagi semua pihak,” tegasnya.
