Ia juga menyampaikan bahwa berbagai kritik dari masyarakat akar rumput tidak boleh diabaikan.
Justru harus dijadikan bahan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja para pembantu presiden di kabinet.
“Jika ada menteri yang tidak memiliki integritas, apalagi masih terbebani persoalan pribadi, lebih baik mundur. Jangan sampai menjadi beban dalam pemerintahan yang sedang berusaha membawa perubahan,” pungkasnya.
Pernyataan ini menambah daftar panjang sorotan publik terhadap kinerja para menteri, seiring dengan tuntutan agar janji-janji kampanye dan visi besar pemerintahan Prabowo-Gibran segera diwujudkan secara nyata. (Yudha Krastawan)
