Pelaku sendiri bernana Frangki Sinaga, 42. Terkait apakah pelaku mengalami gangguan kejiwaan atau tidak masih menunggu hasil assessment dari Rumah Sakit Jiwa Tampan.
“Untuk pelaku belum bisa kita pastikan ODGJ atau bukan. Tunggu hasil assessment dahulu di rumah sakit jiwa, kita tanya warga sekitar tidak ada yang mengenali,” jelasnya.
Irfan mengungkap korban datang ke Kota Pekanbaru untuk membeli peralatan bengkel. Hal itu diketahui saat salah satu teman korban menghubungi dan panggilan telepon diterima polisi di lokasi.
“Korban ke Pekanbaru untuk membeli alat bengkel. Motif juga masih belum diketahui, barang-barang korban juga tidak ada yang hilang karena semua lengkap,” ucapnya. (Vinolla)
