“Ada luka di belakangnya, kasihan. Luka di sundutan rokok,” ungkapnya.
Kasus kematian AF usai diduga dikeroyok temannya sepulang sekolah tersebut ini diusut polisi. Jenazah korban kini diautopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya.
“Polrestabes Makassar yang tangani. Hari ini masih autopsi,” ujar Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Sulsel Kompol Zaki, dikutip pada Minggu (1/6/2025).
Proses autopsi dilakukan di Biddokkes Polda Sulsel, Sabtu (31/5/2025). Zaki mengatakan, meski ditangani Polrestabes Makassar, kasus ini turut di-backup Ditreskrimum Polda Sulsel.
“Polda back up, pasti dong kami perhatikan karena seperti begini atensi,” tutur Zaki.
Zaki menyebut keluarga korban telah melaporkan kasus kematian AF ke Polrestabes Makassar karena diduda tidak wajar. Selanjutnya beberapa tim dari unit Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Sulsel akan diterjunkan untuk memonitor terkait kasus ini.
“Sudah melapor pihak korban ke Polrestabes Makassar. Ya ada unit yang memback up Polres. Setelah ada informasi itu langsung diteruskan soal kasus itu ke anggota,” katanya. (Vinolla)
