IPOL.ID – Setelah berminggu-minggu ketegangan dan serangan saling balas, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akhirnya mengumumkan bahwa Israel dan Iran telah sepakat untuk melakukan gencatan senjata pada Selasa (24/6).
Pengumuman ini disampaikan setelah sebelumnya Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, lebih dulu mengklaim bahwa kedua negara telah mencapai kesepakatan.
Dalam pernyataan yang dirilis kantornya, Netanyahu menyebut pihaknya menyetujui gencatan senjata yang diinisiasi Trump.
“Dengan mempertimbangkan tercapainya tujuan operasi, dan dalam koordinasi penuh dengan Presiden Trump, Israel telah menyetujui usulan presiden untuk gencatan senjata bilateral,” bunyi pernyataan tersebut, dikutip dari Al Jazeera.
Netanyahu juga menekankan bahwa Israel akan menanggapi dengan tegas jika ada pelanggaran terhadap kesepakatan ini.
“Israel akan merespons dengan keras terhadap setiap pelanggaran gencatan senjata,” lanjutnya.
Dilaporkan Reuters, Netanyahu menyebut gencatan senjata diambil karena Israel merasa telah berhasil memusnahkan dua ancaman, yakni program nuklir dan rudal balistik Iran.
