“Israel telah menghilangkan dua ancaman eksistensial langsung sekaligus – baik di bidang nuklir maupun rudal balistik,” demikian pernyataan kantor Netanyahu.
“Militer Israel berhasil menguasai penuh wilayah udara di atas Tehran, menghancurkan infrastruktur kepemimpinan militer, dan menghantam puluhan target utama pemerintahan Iran,” tambah pernyataan itu.
Sebelumnya, pada Senin (23/6) malam waktu AS, Trump sudah lebih dulu mengumumkan “gencatan senjata penuh dan total” melalui media sosialnya.
Ia menyebut kesepakatan akan dimulai dalam waktu sekitar enam jam setelah masing-masing pihak menyelesaikan misi terakhir mereka, dan berharap bahwa konflik ini akan benar-benar berakhir.
Namun saat itu, Iran belum mengonfirmasi adanya kesepakatan apa pun. Mereka bersikeras tidak akan menyetujui gencatan senjata sebelum Israel menghentikan seluruh serangannya. (far)
