“Kami ingin UMKM di Kukar lebih mahir dalam menggunakan platform digital. Dengan pemahaman yang baik, mereka bisa lebih mudah meningkatkan daya saing usaha mereka,” tambahnya.
Selain pelatihan, Diskop UKM juga berkomitmen memberikan pendampingan untuk memastikan ilmu yang diperoleh dapat langsung diterapkan dalam pengelolaan usaha.
Langkah ini penting agar digitalisasi UMKM tidak berhenti pada teori saja, namun menghasilkan manfaat nyata.
Dengan program yang menyeluruh ini, diharapkan UMKM di Kukar dapat terus tumbuh dan bersaing secara digital, membuka peluang pasar yang lebih luas, serta meningkatkan kontribusi ekonomi daerah. (Adv)
