“Berarti kekayaan yang telah diberikan atau diambil dari bangsa Indonesia adalah sama dengan mungkin 18 kali seluruh produksi bangsa Indonesia, 18 kali GDP kita atau sama dengan kurang lebih 140 tahun anggaran kita. Dan selama Belanda menduduki Indonesia, Belanda telah menikmati GDP per kapita nomor 1 di dunia,” paparnya.
Prabowo menyampaikan sejarah ini harus menjadi pelajaran penting. Ia menekankan pentingnya pengelolaan kekayaan nasional secara bijak dan mandiri sebagai syarat mutlak menuju kebangkitan bangsa.
“Dan hampir semua lembaga-lembaga ekonomi dunia, sudah meramalkan bahwa ekonomi Indonesia bisa menjadi mungkin 6 besar atau 5 besar dunia dalam waktu yang tidak lama lagi,” katanya. (far)
