Pada kasus yang dialami oleh suaminya, penyebab utamanya diakibatkan oleh penggunaan anggota tubuh tertentu yang berlebihan secara bertahap sebagai akibat melakukan gerakan berulang-ulang dari waktu ke waktu.
“Kurang lebih tiga bulan saya mendampingi suami untuk terapi dengan intensitas seminggu dua kali, beruntungnya waktu itu dari awal berobat sudah menggunakan BPJS Kesehatan, jadi biayanya sudah ditanggung penuh, kami cukup mengeluarkan ongkos pergi dan pulang saja. Gak kebayang kalau semuanya harus dibayar dengan uang pribadi, pasti jadi boros banget dan bisa-bisa gak terbayar itu pengobatan, oleh karena itu penting banget kita jadi peserta biar ada perlindungan finansial,” lanjutnya.
Selain terbantu dari segi penjaminan, Lulu juga mengapresiasi setiap langkah BPJS Kesehatan yang terus berupaya memberikan kemudahan kepada peserta, terutama dalam bentuk digitalisasi pelayanan administasi maupun pelayanan kesehatan. Ia menjadi pengguna aktif Aplikasi Mobile JKN untuk keperluan pendaftaran pelayanan secara online, sehingga dirinya tidak perlu datang terlalu pagi ataupun mengantre berlama-lama di fasilitas kesehatan.

