Duta besar tersebut juga mengatakan bahwa Inggris mengutuk serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 terhadap Israel dan menuntut kelompok militan tersebut untuk membebaskan semua sandera “segera dan tanpa syarat”, dengan mengatakan bahwa Hamas tidak dapat memiliki peran apa pun dalam pemerintahan Gaza di masa mendatang.
Duta besar tersebut juga menegaskan kembali posisi Inggris bahwa solusi dua negara adalah satu-satunya cara untuk menghadirkan perdamaian, stabilitas, dan keamanan jangka panjang yang layak diterima oleh warga Israel dan Palestina.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa’ar berterima kasih kepada Presiden AS Donald Trump dan pemerintah AS karena telah berdiri bahu-membahu dengan Israel dan memveto resolusi sepihak ini di Dewan Keamanan PBB. (ahmad)

