“Korban ditawari tuak oleh para pelaku dan korban menolak. Namun korban dipaksa meminum oleh para pelaku dan korban langsung meminum setengah gelas tuak,” ungkapnya.
Korban juga dipaksa merokok oleh pelaku MF dan korban sempat menghisap satu kali sambil dipaksa pelaku. Kemudian korban berencana untuk pulang dan ganti baju, namun pelaku MF melarangnya.
Saat itulah pelaku MF menendang batu bata hingga mengenai kepala korban dan berdarah.
“Sambil melarang, pelaku MF menendang serpihan bata merah yang mengenai kepala korban. Sehingga menyebabkan bagian kepala korban mengeluarkan darah,” ucapnya.
Tak sampai situ, pelaku MF juga memasukkan korban ke dalam sumur sedalam tiga meter dan ditarik kembali ke atas.
“Satu anak hanya melihat dan satu anak lagi memvideokan. Keduanya hanya tertawa melihat korban,” ungkapnya.
Tak habis-habis menyiksa korban, pelaku juga menyiramkan alkohol ke luka korban hingga akhirnya korban lari ke mesjid untuk membersihkan diri dan pulang.
“Setelah itu korban pergi ke masjid untuk membersihkan diri dan pulang,” bebernya.
