“Saya mulai mengidap diabetes setelah pensiun, sejak saat itu saya menjalani kontrol rutin setiap bulan di puskesmas untuk memantau kondisi kesehatan, memeriksa kadar gula darah, dan mengambil obat. Namun, memasuki tahun 2021, saya mulai merasakan gejala yang berbeda, yaitu kesemutan pada tangan kiri, disertai rasa kebas dan kelemahan saat menggenggam. Awalnya saya anggap gejala biasa, tetapi lama-kelamaan kondisinya memburuk, hingga akhirnya saya memutuskan untuk memeriksakan lebih lanjut,” ungkap Suroto.
Seiring berjalannya waktu, Suroto mengetahui bahwa RS Jabal Rahmah—salah satu rumah sakit di wilayah Muara Bungo—telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Ia pun memutuskan untuk melanjutkan pengobatan di rumah sakit tersebut karena letaknya yang mudah dijangkau dan sesuai dengan kebutuhannya.
Selama menjalani perawatan, ia mengikuti prosedur yang berlaku dan merasa terbantu dengan layanan yang tersedia. Bagi Suroto, kelancaran akses dan keberlanjutan pengobatan menjadi hal yang penting dalam menjaga kondisi kesehatannya.
