Menurut Erwin, receive para pemain Indonesia sebenarnya cukup baik dan mampu menghasilkan poin. Namun, kesalahan pada poin-poin akhir menjadi kendala besar. “Saat eror itu, kita tidak bisa menyerang dengan baik, kena blok,” tambahnya.
Menghadapi Australia, Indonesia tampil solid pada awal laga. Tim yang diasuh Jeff Jiang sempat unggul 10-9 di set pertama. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Australia kembali menguasai permainan dengan pertahanan rapat dan blok-blok efektif yang menyulitkan serangan Indonesia. Set pertama berakhir untuk kemenangan Australia, 25-20.
Pada set kedua, Indonesia kembali unggul di awal dengan skor 7-5 dan bahkan sempat menjauh menjadi 14-11. Sayangnya, Australia tampil lebih stabil dan membalikkan keadaan menjadi 15-14, sebelum menutup set kedua dengan kemenangan 25-21.
Di set ketiga, Indonesia kembali memberikan perlawanan ketat. Namun, belum mampu membalikkan keadaan. Set terakhir ditutup dengan skor 24-22 untuk kemenangan Australia.
