Berdasarkan Global Islamic Economy Indicator (GIEI) 2024, Indonesia berada di tiga besar dunia. Ekspor produk halal Indonesia juga tumbuh rata-rata 7% dalam enam tahun terakhir.
Meski memiliki potensi besar, Wapres mencatat bahwa Indonesia masih belum menjadi pemain utama dalam rantai pasok halal global. Saat ini Indonesia berada di peringkat ke-8 sebagai eksportir produk halal. “Beberapa negara dengan populasi Muslim lebih kecil justru mampu memimpin pasar halal dunia,” ungkapnya.
Hal ini menunjukkan bahwa industri halal kini menjadi daya tarik global, bukan hanya bagi negara-negara Muslim. Tren gaya hidup halal dan halal branding semakin meluas di berbagai belahan dunia.
“Sektor ini bukan hanya dilirik oleh negara Muslim, tapi oleh negara-negara lain sebagai sektor yang memiliki daya tarik tinggi,” tutup Gibran. (*)
