Selain itu, Wamen Diana menyampaikan pesan Menteri Dody agar seluruh peserta dapat mengimplementasikan solusi infrastruktur yang berkelanjutan, berdaya tahan, dan berbasis teknologi. Peserta juga diharapkan dapat mendorong inovasi dalam pemecahan masalah pembangunan, serta mengembangkan cara berpikir multidimensi dan multisektor, bukan hanya sebagai konseptor, tetapi juga berjiwa eksekutor.
Pelatihan diisi dengan berbagai sesi materi dan diskusi yang diampu oleh para pejabat tinggi Kementerian PU, pejabat dari k/l lain serta para pakar dan akademisi dari berbagai disiplin ilmu. Pelatihan diikuti oleh 62 peserta yang berasal dari unit-unit kerja di lingkungan Kementerian PU. Diantaranya, Sekretariat Jenderal (2 orang), Ditjen Sumber Daya Air (13 orang), Ditjen Bina Marga (11 orang), Ditjen Cipta Karya (15 orang), Ditjen Prasarana Strategis (4 orang), Ditjen Bina Konstruksi (8 orang), DJPI (3 orang), Inspektorat Jenderal (2 orang), BPIW (1 orang), dan BPSDM (3 orang).
Sebagai bentuk apresiasi dan pengakuan atas proses pembelajaran yang telah dijalani, seluruh peserta pelatihan menerima sertifikat yang ditandatangani langsung oleh Rektor Universitas Pertahanan RI, serta kenang-kenangan dari Kementerian PU. Sertifikat ini menjadi simbol awal dari tanggung jawab baru sebagai pemimpin yang diharapkan membawa perubahan nyata di bidang infrastruktur nasional.
