IPOL.ID – Ketua DPR Puan Maharani menyoroti angka pengangguran lulusan sarjana yang menembus 1,01 juta orang di tahun 2025. Menurutnya, fakta ini merupakan sinyal kuat bahwa sistem pendidikan, kebijakan ketenagakerjaan, dan arah pembangunan ekonomi Indonesia belum berjalan selaras.
“Kita sedang menghadapi tantangan besar di mana lebih dari sejutaan lulusan sarjana yang masih kesulitan mendapat kerja. Ini menandakan bahwa sistem kita, baik pendidikan maupun pasar kerja, belum terkoneksi dengan kebutuhan nyata dunia usaha dan industri,” kata Puan dalam keterangan tertulis, Kamis (17/7).
Data Badan Pusat Statistik (BPS) yang juga dirilis Kementerian Ketenagakerjaan menunjukkan, jumlah total pengangguran di Indonesia per Februari 2025 mencapai 7,28 juta orang. Dari jumlah itu, lulusan sarjana menyumbang lebih dari satu juta orang.
Secara rinci, tingkat pengangguran tertinggi berasal dari lulusan SD dan SMP sebanyak 2,42 juta orang, disusul SMA 2,04 juta, SMK 1,63 juta, sarjana 1,01 juta, dan terakhir diploma sebanyak 177 ribu orang.
