IPOL.ID – Ketua DPR Puan Maharani menanggapi operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Gubernur Riau Abdul Wahid oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia mengingatkan agar peristiwa serupa menjadi pelajaran bagi seluruh kepala daerah lainnya untuk bisa lebih mawas diri.
Puan juga menegaskan DPR menghormati proses hukum yang dijalankan oleh KPK.
“Jadi seluruh eksekutif, kepala daerah dan siapapun untuk lebih bisa mawas diri. Ya kita hormati proses hukumnya dan harapannya jangan sampai terulang lagi hal-hal seperti itu,” kata Puan saat konferensi pers usai membuka Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026 dalam Rapat Paripurna, di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (4/11).
Sementara itu, Gubernur Riau Abdul Wahid telah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa pagi (4/11), setelah dijemput tim KPK dalam OTT di wilayah Riau, Senin malam (3/11).
Abdul tampak mengenakan kaos berwarna putih, dan menutupi wajahnya dengan masker berwarna serupa.
Abdul Wahid tiba bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPRPKPP) Provinsi Riau Muhammad Arif Setiawan, serta Sekretaris Dinas PUPRPKPP Riau Ferry Yunanda. (far)
