Keselamatan tidak cukup ditegakkan, tetapi juga harus dibudayakan. Karena itu, Korlantas terus mendorong etika berlalu lintas sebagai bagian dari kepribadian bangsa, sekaligus aktif menggandeng komunitas otomotif dan generasi muda dalam kampanye edukatif.
Enam bulan kepemimpinan Irjen Agus Suryo telah menghadirkan perubahan dirasakan langsung masyarakat. Polantas bukan lagi sekadar penegak hukum, tetapi juga mitra publik dalam menciptakan jalan raya yang aman, tertib, dan berbudaya.
Kinerja dan penghargaan diterima menjadi cerminan bahwa reformasi di tubuh Korlantas tidak hanya mungkin, tetapi sedang berlangsung dan terus berkembang menuju arah lebih baik. (Joesvicar Iqbal)
