Irjen Agus Suryo juga sukses mendorong penetapan Hari Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Nasional yang diperingati setiap 19 September, sebagai momentum tahunan untuk menguatkan kesadaran nasional bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama.
Korlantas juga meluncurkan program “Polantas Menyapa” dan slogan “Senyum Polisi adalah Marka Utama Lalu Lintas”, menandai perubahan pendekatan Polantas menjadi lebih humanis, edukatif, dan terbuka terhadap kritik serta aspirasi publik.
Program ini memperkuat komunikasi dua arah antara petugas dan masyarakat, baik secara langsung di lapangan maupun melalui kanal digital Korlantas.
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryo dikenal sebagai sosok lantang menolak praktik menyimpang dalam tubuh institusi, terutama pungutan liar (pungli). Dengan prinsip tegas “Buat Apa Jadi Polisi Kalau Hanya Membuat Pusing Masyarakat”.
Kakorlantas juga melakukan penindakan terhadap oknum yang menyalahgunakan kewenangan dan membangun sistem pengawasan internal lebih ketat dan transparan.

