Mereka beralasan jika koper dan tas dibawa ke lantai 2 akan sangat merepotkan dan juga memberatkan. Alasan itulah yang menjadikan pihaknya untuk menyetujui.
Ternyata berjalan waktu, mereka justru menjual tiket di lantai dasar. Khususnya untuk jurusan Daerah Sumatera, seperti Jambi, Riau, Bengkulu, Palembang, Padang dan tujuan lainnya.
Ketika penertiban dilakukan, pihaknya berharap mereka dapat lebih tertib lagi dalam menjual tiket di lantai 2 yang telah disiapkan untuk para calon penumpang bus AKAP. Karena lantai dasar hanya untuk ruang tunggu atau peron bagi calon penumpang yang akan berangkat ke berbagai daerah maupun yang baru tiba dari daerah.
Selain itu juga pada lantai dasar Terminal Kampung Rambutan digunakan untuk berjualan bagi para pedagang binaan pengelola terminal setempat.
“Diduga sudah beroperasi sejak April 2025 lalu. Karena itu kami langsung menertibkan pada Kamis hari ini juga. Lagi lantai dasar itu untuk tempat jualannya pedagang binaan,” pungkas Yulza. (Joesvicar Iqbal)
