PT KSM juga menyiapkan langkah lanjutan setelah pelatihan, berupa pendampingan berkelanjutan melalui grup WhatsApp khusus. Rizky kembali menjelaskan, ingin memastikan peserta bisa menyelesaikan produknya dengan baik dan siap dipasarkan.
“Ke depannya, kami berencana membuka showroom di kantor kami sebagai wadah memamerkan karya peserta sekaligus menjadi galeri produk yang dapat dijual,” bebernya.
Dengan total 16 peserta yang dibagi dalam dua sesi pelatihan, PT KSM berharap program ini menjadi inspirasi dan motor penggerak pemberdayaan ekonomi kreatif di Cipayung dan sekitarnya.
“Ini bukan hanya soal pelatihan, tapi membangun komunitas kreatif yang bisa terus berkembang. Kami juga berencana membawa pelatihan ini ke daerah lain di seluruh Indonesia,” tutup Rizky optimis. (bam)

