Seruan serupa juga disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
“Kepada masyarakat pesisir kami himbau untuk tetap tenang dan menjauhi pantai,” kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono dalam konferensi pers yang sama.
Ia meminta ke seluruh pihak untuk senantiasa waspada dalam menghadapi potensi tsunami di sejumlah wilayah di Indonesia ini.
“Dan kita perlu waspadai, kita minta stakeholder fokus memberikan arahan untuk menjauh dari pantai untuk kawasan-kawasan yang berupa teluk sempit, karena ini bisa terjadi implifikasi,” ucapnya.
Menurut BMKG, gelombang tsunami yang dihasilkan dari gempa tersebut diperkirakan memiliki ketinggian kurang dari 0,5 meter dan tidak bersifat destruktif. Namun, masyarakat tetap diminta waspada terhadap potensi arus kuat dan anomali muka laut. (bam)

