IPOL.ID – BPJS Ketenagakerjaan sewilayah Jakarta Barat menggelar bimbingan teknis (bimtek) untuk menjadikan pengurus Karang Taruna sebagai agen Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Cabang Grha BPJamsostek, Jakarta, dengan dihadiri perwakilan Karang Taruna dari delapan kecamatan di Jakarta Barat.
“Kami adakan bimtek kepada pengurus Karang Taruna di Jakarta Barat untuk menjadi agen Perisai,” ujar Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Grha BPJamsostek, Andry Rubiantara.
Andry menjelaskan agen Perisai berperan sebagai perpanjangan tangan BPJS Ketenagakerjaan untuk memperluas jangkauan kepesertaan jaminan sosial. Peran ini sangat penting khususnya bagi pekerja informal dan pelaku UMKM yang belum terlindungi.
“Kami bekerja sama Sudin Sosial Jakarta Barat dan Karang Taruna Jakarta Barat untuk mengupayakan pencapaian target 65 persen universal coverage di DKI Jakarta,” kata Andry.
Menurut Andry, setiap pekerja minimal terlindungi dua program dasar BPJS Ketenagakerjaan, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Iuran kedua program tersebut hanya Rp16.800 per bulan namun manfaatnya besar.
