“Mereka sudah punya target-target kelompok pekerja tertentu untuk diakuisisi menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” tambah Suprapto.
Ketua Karang Taruna Jakarta Barat Nuryadi menyambut baik peran baru yang diemban oleh para pengurus Karang Taruna tingkat kecamatan. Ia yakin kapasitas mereka sebagai penggerak sosial sudah sangat terbukti di masyarakat.
“Para pengurus kami terbiasa melaksanakan tugas-tugas sosial di tengah masyarakat,” ujar Nuryadi.
Nuryadi menjelaskan langkah awal adalah mendaftarkan seluruh pengurus Karang Taruna dari tingkat kota hingga RW sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. Jumlah pengurus aktif saat ini mencapai 1.620 orang di seluruh Jakarta Barat.
“Kami sering terlibat dalam penanggulangan bencana, jadi perlindungan Jamsostek sangat diperlukan bagi kami,” jelas Nuryadi.
Setelah para pengurus terdaftar, mereka akan langsung menyasar pekerja di sekitarnya. Kelompok yang akan menjadi prioritas adalah pelaku UMKM serta pekerja formal dan informal.
“Setelah pengurus, kami akan mulai mengajak masyarakat pekerja di sekitar kami untuk ikut terlindungi,” pungkas Nuryadi. (Msb/Dani)
