IPOL.ID – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, meminta jajarannya mempertajam program pengentasan kemiskinan agar lebih fokus dan menyasar kelompok rentan.
Permintaan ini disampaikan Rano dalam Forum Asisten Sekretaris Daerah untuk Finalisasi Pohon Solusi dan Matriks Prioritas Program Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) Tahun 2025-2029 dan Rencana Aksi Tahunan (RAT) Bidang Penanggulangan Kemiskinan Tahun 2026, Rabu (16/7).
Dia mengingat data Badan Pusat Statistik (BPS) pada September 2024 mencatat tingkat kemiskinan di Jakarta masih berada di angka 4,14 persen. Sementara kemiskinan ekstrem tercatat sebesar 0,35 persen pada Maret 2024.
“Jakarta telah menetapkan sasaran ambisius melalui Perda nomor 8 tahun 2024 tentang RPJMD 2025-2045. Yakni menurunkan tingkat kemiskinan hingga 0,00-0,05 persen dan mencapai rasio gini antara 0,36-0,38 di tahun 2045,” kata Rano.
Karena itu, pendekatan konvergensi dan skema graduasi sejahtera harus menjadi dasar dalam perencanaan, implementasi, serta evaluasi program penanggulangan kemiskinan.
