“Kami tidak pernah takut untuk menunjuk mereka-mereka yang hipokrit karena memilih diam saat menyaksikan pelanggaran terang-terangan dilakukan,” tegasnya.
Senada dengan itu, Prabowo menyatakan keyakinannya hanya solusi dua negara yang dapat mengakhiri krisis kemanusiaan yang berkecamuk di Gaza.
“Kami sangat menghargai sikap tegas Anda untuk masalah ini,” ucap Prabowo.
Selain krisis Gaza, kedua kepala negara juga membahas konflik yang sedang berlangsung antara Rusia dan Ukraina.
Prabowo menyampaikan dukungan penuhnya terhadap Group of Friends for Peace, sebuah inisiatif yang dipelopori oleh Brasil dan China.
Kelompok ini bertujuan untuk memediasi konflik dan mencapai hasil konkret yang mengarah pada gencatan senjata. Inisiatif yang sebagian besar melibatkan negara-negara Global Selatan ini berfokus pada de-eskalasi, penyaluran bantuan kemanusiaan, dan kepatuhan terhadap hukum internasional.
Lebih lanjut, Prabowo turut mendukung seruan Presiden Lula untuk reformasi PBB dan tata kelola global. Hal ini juga telah disuarakan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS ke-17.
