“Visi kami sederhana tapi kuat, dari Lampung, untuk Indonesia, menuju dunia. Kami ingin Bhayangkara Presisi Lampung FC melahirkan talenta sepak bola yang tak hanya bersinar di Liga Indonesia, tapi juga bermain di pentas Asia dan Eropa,” ungkapnya.
Kehadiran Stadion Sumpah Pemuda yang kini berstandar internasional, menurutnya, menjadi modal besar untuk memulai langkah besar tersebut.
Namun Irjen Agus Suryo percaya bahwa fondasi terpenting bukan pada fisik stadion, melainkan pada kualitas pembinaan dan kemurnian semangat klub sebagai rumah bagi generasi muda.
“Kami tak ingin klub ini sekadar menang pertandingan. Kami ingin klub ini jadi mesin pembentuk karakter dan pencetak masa depan. Anak-anak Lampung harus percaya diri bahwa mereka bisa berdiri di panggung sepak bola dunia,” ungkapnya.
Sebagai bagian dari Polri, Irjen Agus Suryo menyampaikan bahwa langkah ini juga menjadi wujud konkret Polri hadir dalam segala lini kehidupan masyarakat, termasuk di ruang yang menyenangkan dan membangun, seperti olahraga.
