IPOL.ID – Dalam mengatasi potensi krisis air bersih akibat dampak bencana kekeringan. Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berupaya mengantisipasi guna memperkuat fase pencegahan bencana. Salah satunya dengan pembuatan sumur bor di wilayah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Dalam kesempatan itu, Kepala BNPB Suharyanto, tengah meresmikan sumur bor di Desa Jayamulya, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Kamis (17/7/2025).
“Kami sudah laksanakan pembangunan beberapa titik sumur bor sebagai upaya pencegahan, karena sebentar lagi masuk masa kemarau dan masyarakat di Kabupaten Indramayu tentu saja akan banyak butuh pasokan air bersih,” ungkap Suharyanto dalam keterangannya pada awak media, Jumat (18/7/2025).
Pembangunan sumur bor dilaksanakan oleh BNPB dilakukan secara bertahap, total delapan titik di wilayah Indramayu. Anggarannya mencapai Rp3,3 miliar bersumber dari anggaran Dana Siap Pakai (DSP) BNPB.
Pengerjaan sumur bor bekerjasama dengan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu. Empat titik pada tahap pertama senilai Rp1,65 miliar dialokasikan di Kecamatan Eretan.
