IPOL.ID – Salah satu kondisi terjadinya penyakit ginjal yang paling sering ditemui disebabkan oleh hipertensi yang tidak terkendali. Hal itu dialami oleh Susiyanti (40) warga Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Sejak Oktober 2024, wanita yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga ini harus menjalani perawatan hemodialisis atau lebih dikenal dengan istilah cuci darah sebagai penopang fungsi ginjal yang sudah tidak bekerja optimal.
“Awalnya itu saya merasakan gejala sering pusing, badan gak enak, akhirnya saya putuskan untuk cek ke puskesmas, ternyata tensi saya tinggi banget, akhirnya diberikan obat-obatan saja dan disarankan menjaga makan. Tapi rasanya tidak ada kemajuan, sampai kali ketiga kontrol, saya diberikan rujukan ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lengkap. Singkat cerita dari hasil pemeriksaan saya divonis gagal ginjal, serta harus cuci darah, mendengarnya saya syok berat kala itu, semua pikiran campur aduk,” jelas Susiyanti, Kamis (26/6/2025) yang kala itu sedang menjalani perawatan rutinnya.
