IPOL.ID – Perubahan Tata Ruang di Jakarta disebut banyak merugikan masyarakat. Anggota DPRD DKI Jakarta dari fraksi PKS, Abdurrahman Suhaimi mengatakan banyak kawasan yang sebelumnya merupakan ruang terbuka hijau atau fasilitas umum dan sosial (fasus-fasum) kini berubah menjadi zona kuning dalam revisi tata ruang terbaru.
“Dulu itu ada jalur-jalur hijau, fasus-fasum. Nah tiba-tiba pada tata ruang yang baru itu banyak yang berubah jadi kuning,” ujar Suhaimi kepada wartawan, digedung DPRD Kebon Sirih, Rabu (23/7/2025).
Ia menegaskan bahwa perubahan zonasi dari hijau ke kuning yang biasanya berarti peruntukan pemukiman atau komersial tidak boleh dilakukan tanpa pengganti yang sepadan.
Padahal, Jakarta sendiri masih mengejar target penyediaan ruang terbuka hijau sebesar 30 persen dari total wilayah kota.
“Kalau yang hijau berubah jadi kuning, gantinya mana? Ini bisa mengurangi RTH (Ruang Terbuka Hijau) tanpa terasa. Ini yang banyak dikeluhkan masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Suhaimi menyampaikan kekhawatiran terhadap tempat-tempat ibadah yang selama ini berdiri di atas lahan fasus-fasum.
