“LPDP ini beasiswa tanpa batas, bisa digunakan untuk menempuh pendidikan di universitas-universitas terbaik dunia. Kami ingin seluruh pemangku kepentingan olahraga merespons positif dan mendorong para mantan atlet memanfaatkannya,” tambahnya.
Selain program S2, Dito juga mengungkapkan bahwa Kemenpora bersama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) saat ini tengah menyusun skema beasiswa jenjang Strata-1 (S1) khusus atlet. Program tersebut diharapkan segera diluncurkan guna memperluas akses pendidikan bagi kalangan muda yang berprestasi di bidang olahraga.
“Beasiswa S1 saat ini sedang kami formulasikan bersama Kemendikbudristek. Kami ingin membuka lebih banyak jalur pendidikan formal bagi atlet dari usia dini,” jelasnya.
Lebih jauh, Kemenpora juga tengah merancang strategi jangka panjang untuk memperkuat pembinaan olahraga nasional melalui pendekatan pendidikan. Salah satu langkah konkret adalah mendorong kembali kehadiran sekolah-sekolah olahraga di berbagai wilayah di Indonesia.
