
Rehabilitasi DI Pengga mencakup dua kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Barat, yakni Kabupaten Lombok Tengah (saluran primer sepanjang 4,6 km di Kecamatan Praya Barat Daya) serta Kabupaten Lombok Barat (saluran sekunder sepanjang 3,2 km di Kecamatan Kuripan dan Gerung). Kegiatan rehabilitasi meliputi perbaikan saluran dengan beton pracetak, rehabilitasi satu bangunan bagi di saluran primer, empat bangunan di saluran sekunder, dan penggantian sepuluh pintu air.

Salah satu petani, Wayan Kurta, menyampaikan terima kasih kepada Menteri PUPR yang terus berkomitmen mendukung infrastruktur irigasi pangan di Lombok Tengah.
“Sebelumnya kami hanya menanam ubi dan jagung saja, sekarang kami bisa menanam padi karena adanya saluran irigasi ini. Ada perubahan pola tanam, dan kami berharap hasil panen semakin meningkat setelah rehabilitasi selesai. Kami mewakili petani di sini sangat berterima kasih atas perhatian Bapak Menteri,” ucap Wayan.
Dengan rehabilitasi jaringan irigasi Pengga, diharapkan Indeks Pertanaman sebesar 300% dapat dipertahankan dengan pola tanam 100% padi, 100% padi, serta kombinasi 25% padi–75% palawija, sehingga meningkatkan produksi padi sebesar 4 hingga 6 ton per hektare. (sol)

