IPOL.ID – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menunjukkan sinergi yang kuat dalam proyek integrasi Lapangan Banteng dan Gedung A.A. Maramis.
Dalam acara pencanangan penataan dan integrasi Lapangan Banteng – Gedung AA. Maramis, Menkeu menekankan pentingnya pengelolaan aset negara untuk memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
“Kami waktu sesudah selesai melakukan restorasi (Gedung A.A. Maramis) memang berpikir ini akan menjadi satu kesatuan yang terbuka karena memang ini adalah bagian dari lingkar empat yang sebetulnya dulu merupakan jantung pemerintahan. Sehingga kalau ini dijadikan sebagai satu kesatuan, tentu akan memberikan juga banyak ruang publik dan sekaligus juga bisa memberikan, seperti yang disampaikan oleh Pak Gubernur, suatu perjalanan sejarah bagi kita semuanya,” ungkap Sri Mulyani dalam kata sambutannya, dikutip Jumat (11/7/2025).
Gedung A.A. Maramis, yang telah selesai direstorasi pada tahun 2024, kini menjadi simbol dari pengelolaan aset negara yang tidak hanya mengedepankan nilai ekonomi, tetapi juga sosial dan kultural. Menkeu menekankan bahwa Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) bertanggung jawab untuk mengelola aset tersebut dengan cara yang memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat.
