Ia juga memberikan imbauan agar tidak menggelar kegiatan di ruang sempit dengan jumlah massa yang terlalu banyak, demi menghindari insiden serupa.
“Dan saya selalu mengimbau tidak boleh membuat kegiatan dalam ruang sempit, kemudian orangnya terlalu banyak,” ucapnya.
Meskipun acara syukuran tersebut diselenggarakan oleh pihak mempelai, Dedi menegaskan kesiapannya untuk bertanggung jawab,
“Tetapi, ya, sudah lah peristiwa itu sudah terjadi, dan tentunya saya bertanggung jawab terhadap seluruh aktivitas itu, meskipun itu dilakukan oleh kedua mempelai,” katanya.
Insiden tragis ini terjadi selepas salat Jumat, saat warga berdesakan memasuki pendopo di Lapangan Oto Iskandar Dinata yang menyediakan makan gratis.
Akibat desak-desakan mengakibatkan tiga orang tewas yakni seorang anak perempuan berusia 8 tahun, seorang anggota polisi, dan seorang lanjut usia. (far)
