“Kalau orang lain pada umumnya biasanya bikin pesta, saya lebih senang mengundang para followers yang sudah mengapresiasi karya-karya saya. Mereka semua beli tiket untuk hadir di sini, dan 100 persen hasil penjualan tiket saya donasikan. Ini bentuk nyata dukungan saya kepada anak-anak yang sedang berjuang melawan penyakit berat,” tambahnya penuh haru.
Lagu Musim Menunggu sendiri ditulis langsung oleh Riana. Lagu ini merupakan refleksi pribadi tentang berbagai fase hidup yang dipenuhi penantian—mulai dari menanti pekerjaan, pasangan hidup, kesembuhan, hingga jawaban atas doa-doa yang tertunda.
“Lagu ini mewakili titik dalam hidup di mana kita semua pasti pernah berada—menanti sesuatu yang sangat penting. Saya ingin lagu ini bisa menjadi teman dan penguat di masa-masa penantian siapa pun yang mendengarnya,” ujar Riana.
Melalui karya yang lahir dari kejujuran dan kedekatan emosional, Riana Ree kembali membuktikan bahwa musik bukan hanya tentang nada dan irama, melainkan juga soal makna dan aksi nyata yang menyentuh kehidupan banyak orang.
