Pelaku UKM Asakawa dari Rumah BUMN Koba Bu Nurhayati menyampaikan, “Awalnya saya pikir kemasan bagus itu pasti mahal dan ribet. Tapi sejak ikut Packfest, kami diajari cara memilih bahan, desain, sampai mencantumkan label gizi sesuai aturan. Sekarang kemasan produk saya jauh lebih bagus, terlihat praktis, dan tetap profesional.”
Selain produksi kemasan baru yang modern dan bernilai jual tinggi, Packfest 2025 juga membantu pelaku usaha dalam memenuhi kewajiban pencantuman Informasi Nilai Gizi sesuai Peraturan BPOM No. 26 Tahun 2021. Kini, UMKM dapat melakukan perhitungan mandiri melalui situs resmi BPOM tanpa harus melakukan uji laboratorium, selama produk termasuk dalam daftar 163 Jenis Pangan yang telah ditetapkan.
Senior General Manager Social Responsibility Telkom Hery Susanto menyampaikan, ”Packfest bukan sekadar cetak kemasan. Ini adalah upaya memperkuat pondasi UMKM secara menyeluruh, mulai dari tampilan produk, pemenuhan regulasi, hingga membentuk citra usaha yang modern dan terpercaya. Inisiatif ini juga selaras dengan pencapaian SDGs poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dan poin 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).”
