“Seharusnya, pada Kejurnas setiap Pengprov harus menerjunkan atlet yang terbaik. Buat apa mereka dibina seolah-olah disembunyikan. Ini level Kejurnas, kenapa ada daerah yang hanya menunjuk perwakilan dari Pengcab untuk mengikuti Kejurnas. Sangat disayangkan,” papar Djoko Pramono.
Mengomentari hasil yang diraih oleh para lifter Pelatnas AYG 2025, Djoko Pramono mengaku belum puas. Performa mereka harua ditingkatkan lagi.
“Mereka belum tampil maksimal. Saya harapkan mereka untuk lebih baik lagi dalam mempersiapkan diri menghadali AYG 2025. Rencanaya, kami akan mengirimkan sebanyak 10 lifter yang berpotensi meraih medali,” tandas Djoko Pramono.
Sementara itu, di kategori Remaja, Tim Angkat Besi Jawa Timur menempati peringkat pertama dengan perolehan 6 emas, Tim Sumatera Utara berada di peringkat kedua dengan 5 emas, 3 perak, serta 1 perunggu. Peringkat ketiga diraih Jawa Barat(3-3-3).
Di kategori Yunior, peringkat pertama diraih Tim.Angkat Besi Jawa Timur (9-2-1), kedua Tim Angkat Besi Jambi(6-2-1), serta peringkat ketiga, Jawa Barat(5-3-1).
