Di set terakhir laga final antara kedua finalis ini terus berlangsung dengan intensitas yang tinggi di perlihatkan oleh Arthur Gea maupun Yanki Erel hingga game ke 10.
Pada moment tertekan saat tertinggal 4-5, Arthur Gea justru mampu bangkit untuk menyamakan skor dan balik memimpin 6-5 dan sekaligus berhasil mematahkan servis Yanki Erel untuk menutup pertandingan dengan skor akhir 7-5, untuk tampil sebagai jawara ITF World Tennis Tour Bali.
Dengan raihan gelar juara tunggal putra di turnamen Amman Men’s World Tennis Championship seri keempat M-55, Arthur Gea berhak atas hadiah uang sebesar $ 4.612, sementara di posisi runner up, Yanki Erel mendapatkan $ 2.701.
Menanggapi hasil yang diraihnya seusai menerima hadiah, Arthur Ghea mengaku bahwa, ” Permainannya selama di seri tiga M-25, terus mengalami peningkatan meskipun udara tropis di Bali membutuhkan adaptasi tersendiri. Mengkomentari hasil pertandingan final hari ini petenis putra asal Perancis mengakui sempat kewalahan saat Yanki Erel bermain agresif terutama di set kedua. Dengan serangan yang bervariasi serta seminimal mungkin berbuat kesalahan, akhirnya membuahkan hasil bagus bagi dirinya pada laga yang berdurasi 2 jam lebih tersebut,” ujarnya.
