IPOL.ID-Hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke 80, menjadi berkah tersendiri bagi petenis asal Perancis Arthur Gea dengan mencatat prestasi terbaiknya menjadi juara tunggal putra Amman Men’s World Tennis Championship seri keempat M-25.
Setelah pekan lalu pada seri ketiga ITF World Tennis Tour Bali, Arthur Gea menjadi yang terbaik dengan menundukkan Yanki Erel di final, pada seri ke empat M-25, giliran Philip Sekulic merasakan bagaimana keperkasaan dari sang juara bertahan.
Pada pertandingan final tunggal putra yang diawali dengan upacara peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 80, di set pertama Arthur Gea bermain agresif melalui servis keras dan serangan groundstrokenya yang tajam serta terarah.
Torehan 3 kali servis ace dan unggul setiap kali adu reli hingga mencapai 76 persen, diset awal sejak game dimulai praktis menjadi milik petenis Perancis untuk menang 6-1.
Berupaya bangkit dari keterpurukan Philip Sekulic mencoba meningkatkan speed and power, namun justru menjadi bumerang petenis Australia berusia 22 tahun ini.
