Passing shoot dari garis belakang dari Arthur Gea yang menjadi petenis unggulan pertama, membuatnya Philip Sekulic terus kedodoran dan banyak melakukan kesalahan-kesalahan sendiri dan akhirnya kembali harus menyerah dengan skor akhir 2-6.
Kekalahan di laga final dari petenis Perancis yang baru berusia 20 tahun tersebut merupakan kekalahan kedua bagi Philip Sekulic, dimana pada seri ketiga M-25 pekan lalu, petenis Australia ini juga takluk 7-6 tiebreak 1 dan 6-4.
Sementara bagi Arthur Gea, kemenangan di seri ke empat ini merupakan gelar keduanya sebagai jawara tunggal diajang Amman Men’s World Tennis Championship, setelah pekan lalu di seri ketiga dirinya juga berhasil meraih podium juara.
Alhasil tambahan 25 poin dan hadiah uang sebesar $ 4.612 menjadi milik Arthur Gea sebagai juara, sedangkan Philip Sekulic sebagai runner up memperoleh $ 2.701 beserta thropy.
Seusai menerima penghargaan Arthur Gea mengungkapkan,” Perasaan bahagia atas gelar juara untuk yang kedua kalinya pada ITF World Tennis Tour di Bali. Selain itu dirinya juga mengaku puas terhadap performa permainannya yang dirasakan stabil dari seri ke tiga hingga ke empat. Torehan juara dua kali di Indonesia ini, kian melengkapi 5 gelar yang telah diperolehnya dan memotivasi dirinya untuk terus meningkatkan level dan peringkatnya,” ujarnya.
