Fauzi menerangkan, saat ini di Jakarta Timur masih dihadapkan dengan persoalan stunting karena masih banyak anak-anak yang malas makan ikan.
“Harapannya mereka ini akan suka makanan-makanan bernilai gizi tinggi. Karena tadi saya sudah ngambil sampel kan, kita akan menghadapi tahun Indonesia Emas 2045. Kalau saat ini anak SD kelas 1 itu usianya 8 tahun, jadi 2045 mereka akan memasuki usia 28 tahun. Kalau saat ini orang berusia remaja 28 tahun itu artinya usia-usia produktif,” imbuhnya.
Kasudin KPKP Jakarta Timur, Taufik Yulianto mengatakan, pihaknya memberikan ikan kepada siswa SD dan Paud di Jakarta Timur.
Kemudian, target untuk siswa Paud yang diberikan program gemar makan ikan sebanyak 2.400 anak se-Jakarta Timur.
“Hari Jumat nanti kami akan gelar Gemarikan di kantor Wali Kota secara perwakilan dan sisanya mengikuti virtual atau online,” tegasnya.
Taufik menerangkan, setelah dari SDN Lubang Buaya 13, pihaknya akan menyasar siswa SDN 05 Utan Kayu Selatan (UKS), Matraman, di awal September 2025.
