Menanggapi langkah negara-negara Eropa dan Australia, Netanyahu pada Minggu mengkritik pengakuan negara Palestina.
“Melihat negara-negara Eropa dan Australia masuk ke lubang kelinci ini, adalah hal yang mengecewakan dan menurut saya memalukan,” ucapnya.
Australia menetapkan Hamas sebagai organisasi teroris. Albanese kembali menegaskan seruan agar kelompok itu membebaskan sandera Israel yang ditahan sejak 7 Oktober 2023.
Ia pekan lalu juga berbicara dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas, yang mendukung solusi dua negara dan bekerja sama dengan Israel dalam urusan keamanan.
“Ini adalah kesempatan untuk mewujudkan penentuan nasib sendiri bagi rakyat Palestina dengan cara yang mengisolasi Hamas, melucuti senjatanya, dan mengusirnya dari wilayah itu selamanya,” kata Albanese.
Hingga kini, hampir 150 dari 193 negara anggota PBB telah mengakui Palestina sebagai negara, sebagian besar sejak beberapa dekade lalu. Amerika Serikat dan sejumlah kekuatan Barat menahan pengakuan dengan alasan status Palestina harus menjadi bagian dari perjanjian damai akhir.
