Selain longsor, wilayah Kabupaten Bogor juga mengalami cuaca ekstrem pada Senin (11/8) pukul 06.00 WIB. Angin kencang disertai hujan deras berdampak pada beberapa desa, yakni Desa Ciapus Kecamatan Ciomas, Desa Cigombong dan Tugu Jaya di Kecamatan Cigombong.
Petugas mencatat sebanyak tiga rumah rusak berat, 12 rusak sedang dan 22 rusak ringan. Sebagian rumah warga rusak akibat tertimpa pohon yang roboh. Hingga Senin malam, petugas telah berhasil mengevakuasi beberapa pohon, sisanya dilanjutkan pada Selasa hari ini (12/8).
Beralih ke Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu. Hujan deras mengguyur wilayah Kota Bengkulu mengakibatkan banjir di Kecamatan Ratu Agung, Senin (11/8) pukul 08.00 WIB.
Petugas mencatat sebanyak 145 rumah terdampak dengan Tinggi Muka Air (TMA) 30 hingga 100 sentimeter. Kondisi pada Senin malam, sebagian banjir telah surut seiring dengan redanya hujan, dan menyisakan genangan di beberapa daerah Kelurahan kota Bengkulu.
Sementara, bencana kekeringan dilaporkan terjadi di Desa Galeh, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Menurunnya curah hujan memicu berkurangnya sumber air bersih dan mengakibatkan 236 Kepala Keluarga (KK) atau sedikitnya 580 warga desa kesulitan mengakses air bersih.
