Merespons laporan ini, BPBD Kabupaten Sragen melakukan distribusi air bersih di Desa Galeh, mengerahkan 4 tangki air, masing-masing berisi 5.000 liter air bersih.
“Merespon banyaknya laporan kekeringan di berbagai daerah sering memicu kebakaran hutan dan lahan. BNPB mendorong pendistribusian air bersih menggunakan mobil tangki, pembuatan sumur bor dalam, serta pelaksanaan operasi modifikasi cuaca”.
“Pemerintah daerah diimbau membangun infrastruktur seperti sumur resapan air, waduk dan embung. Kesadaran masyarakat tentang pentingnya konservasi air dan tata cara pengelolaan air bersih yang bijak juga harus ditingkatkan,” pungkasnya. (Joesvicar Iqbal)
