“Dengan strategi komunikasi yang lebih canggih, program-program BUMN dapat dipahami lebih jelas oleh masyarakat sekaligus memperkuat persepsi positif terhadap kontribusi BUMN di berbagai sektor,” ujar Okki dalam keterangan tertulis.
Pada sesi pelatihan teknis, peserta mendapatkan materi dari CEO Zando Agency sekaligus Co-Founder AICO Community Tommy Teja. Materi yang disampaikan mencakup pemanfaatan AI untuk menghasilkan ide kreatif, membuat konten visual, hingga penulisan naskah secara efisien.
Selain teori, peserta juga melakukan praktik lapangan dengan mengunjungi sejumlah aset strategis BUMN, antara lain Geothermal Pertamina, fasilitas Pupuk Indonesia, serta UMKM binaan Rumah BUMN seperti Artistica Bakery dan Gundaling Uis di Berastagi.
Kunjungan ini memberikan gambaran nyata tentang peran BUMN dalam mendukung ketahanan energi, pangan, serta penguatan ekonomi lokal. Para peserta kemudian diminta memanfaatkan AI untuk membuat konten yang menampilkan kontribusi positif BUMN di masyarakat.
