Menurut Okki, penguatan kapasitas SDM komunikasi akan terus menjadi program berkelanjutan. Teknologi, khususnya AI, diyakini dapat menjadi katalis penting dalam menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan informasi mengenai kontribusi BUMN tersampaikan secara luas.
“Dengan komunikasi yang efektif dan berbasis teknologi, BUMN diharapkan mampu menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan pesan mengenai kontribusi nyata tersampaikan secara luas dan tepat sasaran,” pungkas Okki. (Adv/Yudha)
