Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Cara Kerja Gen Z Membuka Serangan Siber Makin Masif
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Tekno/Science > Cara Kerja Gen Z Membuka Serangan Siber Makin Masif
Tekno/Science

Cara Kerja Gen Z Membuka Serangan Siber Makin Masif

Iqbal
Iqbal Published 02 Aug 2025, 16:55
Share
8 Min Read
Serangan siber menghantui pekerja Gen Z. Foto: Kaspersky
Serangan siber menghantui pekerja Gen Z. Foto: Kaspersky
SHARE

Satu kata sandi yang lemah, atau berulang, yang digunakan di berbagai platform dapat menjadi pintu gerbang bagi penjahat siber, memungkinkan mereka untuk berpindah secara lateral antar akun, mencuri informasi sensitif, atau bahkan melancarkan serangan lebih lanjut menggunakan identitas korban.

Situasi ini semakin rumit karena penggunaan perangkat. Banyak para polyworker generasi Gen Z bekerja di berbagai pekerjaan menggunakan laptop atau ponsel pintar pribadi yang sama — tanpa segmentasi antara lingkungan kerja dan pribadi mereka. Tumpang tindih ini memudahkan file klien sensitif atau kredensial perusahaan disimpan di perangkat yang tidak aman atau solusi penyimpanan cloud publik seperti Google Drive atau Dropbox.

Dalam beberapa kasus, pekerja polyworker ini juga memasang perangkat lunak atau ekstensi peramban yang tidak sah untuk menyederhanakan multitasking mereka — sebuah praktik yang dikenal sebagai TI bayangan. Meskipun bermanfaat dalam jangka pendek, aplikasi tidak resmi ini mungkin memiliki kerentanan atau beroperasi dengan kebijakan berbagi data yang tidak jelas, sehingga meningkatkan potensi serangan di semua jenis pekerjaan. Bahayanya tidak terbatas pada pekerja lepas perorangan.

Previous Page1234567Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: cara kerja, gen z, serangaan siber
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Menkeu Sri Mulyani saat memberikan pembekalan kepada para Calon Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia dalam kegiatan orientasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri di Jakarta. Foto: Kemenkeu Ini loh Peran Strategis Para Duta Besar dalam Menjaga Iklim Investasi dan Perdagangan Internasional
Next Article Transjakarta Hari Kemerdekaan, Pemprov DKI Terapkan Tarif Khusus Rp80 rupiah untuk Transportasi Publik

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260507 WA0056
Jakarta Raya

Ahli Waris Petugas PPSU Terima Santunan JKK, Bukti Perlindungan Negara untuk Pekerja

HeadlineJabodetabek
Viral Video Fasilitas Perpustakaan UI, Banyak Ember di Dalam Ruangan
07 May 2026, 10:53
Telkom
Bumi Berseru Fest 2025: Telkom Apresiasi 17 Inovator Lingkungan Terbaik
07 May 2026, 14:25
Headline
Bawa Maung ke Filipina, Prabowo Tiba di Cebu untuk KTT ke-48 ASEAN
07 May 2026, 19:19
Jakarta Raya
Viral! Pasangan Diduga Lakukan Aksi Asusila di Jalur Rel Jatinegara
07 May 2026, 22:45
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?